Rabu, 18 September 2013

Sup Kepiting Asparagus


Edisi super duper minimalis...
Ya potonya yang cuma sebiji (ngambilnya cepet2 di pagi hari), plus sekarang ngaplotmya yang juga cepet2... hehehe...

Sup Kepiting Asparagus
source: Sajian Sedap 

Bahan-bahan/bumbu-bumbu :

1 kaleng (256 gram) asparagus potong 2 cm (iing pake asparagus kalengan, sekitar 200 gr)
100 gram daging kepiting
2 siung bawang putih cincang halus
1 cm jahe memarkan
1 sendok teh kecap ikan
1/2 sendok teh kaldu ayam bubuk
1/2 sendok makan garam
1/2 sendok teh merica bubuk
1 batang daun bawang iris halus
1 sendok teh minyak wijen
1 butir telur kocok lepas
800 ml air
3 sendok makan tepung sagu dan 3 sendok makan air, larutkan (iing pake tepung maizena)
1 sendok makan minyak goreng untuk menumis


Cara Pengolahan :
  1. Tumis bawang putih dan jahe sampai harum. Masukkan daging kepiting. Aduk rata sampai harum.
  2. Tambahkan kecap ikan, kaldu ayam bubuk, garam, dan merica bubuk. Aduk rata.
  3. Tuang air. Masak sampai mendidih. Masukkan asparagus. Masak sampai mendidih.
  4. Tambahkan larutan tepung sagu. Masak sampai kental dan meletup-letup. Masukkan daun bawang dan minyak wijen. Aduk rata.
  5. Tambahkan telur sedikit-sedikit sambil diaduk sampai berserabut. Masak sampai mendidih kembali. Angkat dan sajikan
Seperti biasa, aku cuma pake ukuran kira-kira untuk bumbu2nya...
Versi ukuran asli silakan ikut resep di atas yaa...

Alasan bikin ni sup, penasaran aja, karena beberapa temen dah bikin...
Tapi sayangnya kami kayanya ga terlalu suka ma rasanya...
Mungkin ga familiar dengan asparagus plus pemakaian minyak wijen dan minyak ikan..
Over all, dah ilang pnasarannya, coret ni menu dari 'what to cook list'... *puasssss tingkat kelurahan*

Sabtu, 14 September 2013

Corn Flakes with Chocolate



Ga tau judul resminya apa...
Yang jelas ini proyek lama, pas Ramadhan kmaren, dalam rangka menghabiskan stok cokelat plus untuk tambahan isian toples biar agak macem2 gitu isinya...^^

Dan dengan alasan memudahkan, dan ga mungkin klo percobaan ini aku kasi judul : 'Belom ada Nama', maka aku kasi nama Corn Flakes with Chocolate...^^ Kepaksa di enggreskan soale kalo pake bahasa Indonesia, namanya jadi Marning Lapis Cokelat *wkwkwkwk malah lebih ajaib lagi kan* 

Seperti biasa, ga pake ukuran ya, monggo diaktifkan lagi jurus kira-kiranya...^^


Corn Flakes with Chocolate


Bahan:
  1. Corn flakes  
  2. Dark cooking chocolate / DCC atau cokelat pekat 
  3. White cooking chocolate / WCC atau cokelat putih
  4. Sprinkle atau butiran hias
Cara membuat:
  1.   Potong-potong coklat, taruh dalam mangkuk stainless kecil
  2.   Letakkan mangkuk stainless pada panci yang telah diisi air
  3.   Rebus air dalam panci hingga panas dan cokelat dalam mangkuk stainless meleleh. 
  4.   Matikan kompor.
  5.   Masukkan corn flakes ke dalam cokelat yang meleleh, aduk merata dengan  menggunakan       sendok kayu, hingga semua permukaan corn flakes terbalut cokelat.
  6.    Tuangkan dalam mini cup dengan bantuan sendok teh, taburkan sprinkle diatasnya.
  7.    Biarkan beku, siap dihidangkan

...proses melelehkan coklat...
jangan sampe ada air dan uap air yang masuk dalam coklat yaa...

...mengaduk corn flakes nya perlahan yaa, biar ga remuk....
Pastikan semua bagian corn flakenya udah terbalut cokelat...

...cantik dan yummy...

Catetan:
  1. Corn flakes bisa digantikan dengan koko krunch, tapi hasilnya ga serenyah kalo pake corn flakes
  2. Jika menggunakan WCC, oke juga tuh kalo mo nambahin sedikit essence jeruk biar tambah wangi
  3. Menghiasnya ga melulu pake sprinkle ya... Pake coretan coklat warna lain yang udah dilelehin dan dimasukin pping bag juga bagoooooos *Pak Tino Sidin mode on*
  4. Tips ngublek coklat dah pernah kutulis dikit di sini.... Monggo klo mo cek2 duyuuu...

Tertarik untuk mencoba? Ga susaaah ko....yuk dicoba yuuk....

Es Blewah Siwalan

Siapa yang tak kenal buah blewah dan siwalan? *sini aku kenalin :-)
Blewah (Cucumis melo L. Kelompok Cantalupensis) adalah tumbuhan penghasil buah yang banyak digunakan sebagai minuman penyegar di Asia Tenggara, selain timun suri dan kolang-kaling (sumber: Wikipedia)

Siwalan (juga dikenal dengan nama pohon lontar atau tal) adalah sejenis palma yang tumbuh di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Di banyak daerah, pohon ini juga dikenal dengan nama-nama yang mirip seperti lonta (Min.), ental (Sd., Jw., Bal.), taal (Md.), dun tal (Sas.), jun tal (Sumbawa), tala (Sulsel), lontara (Toraja), lontoir (Ambon). Juga manggita, manggitu (Sumba) dan tua (Timor) (sumber Wikipedia jugaaaa).

Saat bulan Ramadhan tiba, si blewah sangat intens hadir di pasar tradisional...
Harganya yang relatif murah plus cara pengolahan sederhana, membuat si blewah masuk daptar buah 'yang paling diburu' di bulan puasa (tentunya setelah kelapa muda untuk es klamud, labu kuning untuk kolak dan nanas untuk isian nastar ya bu ibuuuu...) ^^

Naah percobaan kali ini, aku membuat minuman sederhana berbahan dasar blewah dan si siwalan tadi... Ga pake ukuran ya..., seperti biasa cuma pake jurus kira-kira....^^


Es Blewah Siwalan

Bahan:
  1. Blewah, dikeruk memanjang
  2. Siwalan, potong-potong
  3. Biji selasih sekitar 1 sdm, rendam dengan 3 sdm air
  4. Gula pasir
  5. Air hangat
  6. Air suhu normal
  7. Es
Cara membuat:
  1. Dalam gelas, tuangkan gula dan air hangat, aduk-aduk hingga gula larut. Masukkan dalam mangkuk besar, tambahkan air dalam suhu normal.
  2. Masukkan serutan blewah, potongan siwalan dan biji selasih.
  3. Tambahkan es...
  4. Segera hidangkan

Catetan:
  1. Larutan gula pasir bisa diganti ama sirup kalo mau... tapi menurut aku pribadi, lebih seger kalo pake gula pasir biasa. Soalnya kalo pake sirup pabrikan, aroma blewahnya jadi tersamarkan dan kurang nendang *halah*
  2. Karena pada abis kena radang tenggorokan, aku ga pake es batu. Tapi mangkuk kumasukin kulkas... Lumayan bikin seger tapi ga terlalu ekstrim dinginnya...

Guampangkan? Yakin deh, dah pada ahli bikinnya...
mariiih, slamat mencoba....^^

Kamis, 12 September 2013

Gulai Ikan Patin

Akhir Agustus kmaren, alhamdulillah bisa ambil cuti...  Lumayan dapet 4 hari, dan taun ini dah abis jatah cutiku... ^^ Kebetulan asisten di rumah ada acara nikahan keponakannya... Jadinya cuti ini skalian kupake buat istirahat plus ngurusin pernak pernik rumah...

Nah si gulai ikan patin ini, adalah salah satu hasil ublekan pas cuti kmaren, request khusus dari si sulung yang suka ma ni masakan...
Dan karena cuti, akirnya bisa ke pasar pas hari kerja, jadinya dapet kondisi pasar yang ga tlalu padet kaya pas wiken... Senangnyaaaaaaa.........^^

Seperti biasa, untuk masak memasak aku ga pernah pake acara ukur-ukur...
Asal cemplang cemplung, tapi aku pastiin semua bahan ga da yang ketinggalan...
Dan jangan lupa, makin banyak bumbunya, makin mantap rasanya *teori masak nomor 31*
Tapi barangkali ada yang mo tau versi aslinya, dibawah aku tulis lengkap sama ukurannya yaaaa....


Gulai Ikan Patin
source: Sajian Sedap

Bahan:
  1. 2 ekor ikan patin, potong menjadi 2 atau 3 bagian
  2. 2 lbr daun salam
  3. 2 batang serai, memarkan
  4. 1,5 sdt garam
  5. 1 sdt gula pasir
  6. 500 ml santan encer
  7. 200 ml santan kental
  8. 3 sdm miyak goreng
Bumbu halus:
  1. 8 butir bawang merah
  2. 5 siung bawang putih 
  3. 3 cm kunyit, dibakar
  4. 4 butir kemiri, disangrai
  5. 1/2 sendok teh merica 
  6. 2 cm jahe
Cara Pengolahan :
  1. Lumuri ikan patin dengan 1/2 sendok teh garam dan 1/2 sendok teh air jeruk nipis. Diamkan 10 menit.
  2. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus, daun salam, dan serai sampai harum. Masukkan santan encer, garam, dan gula pasir. Masak sampai mendidih.
  3. Tambahkan ikan patin. Masak sampai matang. Tuang santan kental. Masak lagi sampai mendidih.
 
 
 
Alhamdulillah, pada seneng ma ni gulai... Owiyah biar tambah ok, menjelang gulai diangkat, aku tambahkan sedikit daun kemangi...
Gulai ikan patin dimaem pake nasi anget...., mak nyuuuus pemirsaaaaah...
Dicoba yuuuk...

Minggu, 08 September 2013

Vanilla Horn


 

Judul asli dari salah satu keluarga pastry ini adalah Rhum Horn... 
Yang kalo diterjemahkan bebas (sebebas2nya) adalah "Tanduk yang berisi rhum"
Naaaah, karena aku ga pake rhum, tapi pake vanilla, maka judulnya ku ganti jadi Vanilla Horn...
Hihihi itulah okenya ngublek makanan sendiri merangkap jadi foodie blogger: bisa eksperimen di dapur, ngacak2 resep dengan menyesuaikan persediaan logistik di rumah plus ganti nama makanan tanpa perlu bubur merah putih... ^^

Untuk kulitnya, aku masih pake kulit pastry yang dah jadi (blom brani bikin sendiri ^^)
Untuk isiannya aku pake cheese custard filling dari blognya Teh Ricke...

Vanilla Horn

Bahan Kulit:
  1. Kulit pastry yang udah jadi, jangan lupa di-thawing ya...
  2. Kuning telur, kocok, untuk olesan
  3. Gula pasir, untuk taburan
Bahan Cheese Custard Filling:
  1. 250 ml susu cair
  2. 25 gr gula pasir
  3. 1/8 sdt garam
  4. 50 gr keju cheddar, parut halus
  5. 30 gr maizena larutkan dengan sedikit air
  6. 50 gr white cooking chocolate, cincang
  7. 1 kuning telur, kocok lepas
  8. 1 sdm margarin
  9. 1/2 sdt vanili bubuk
Cara membuat kulit:
  1. Di atas meja yang telah ditabur terigu, potong kulit pastry memanjang dengan lebar sekitar 1,5 cm. Lilitkan pastry pada cetakan horn yang sebelumnya telah diolesi margarin.
  2. Olesi permukaan pastry dengan kuning telur. Taburi dengan gula pasir.
  3. Panggang hingga matang.
Cara membuat isi:
  1. Panaskan susu, gula pasir, garam di atas api kecil hingga mendidih pinggirannya. Masukkan keju parut, aduk hingga larut.
  2. Kemudian masukkan larutan maizena, aduk hingga mengental dan meletup-letup.
  3. Masukkan white cooking chocolate cincang, aduk hingga melarut. Matikan kompor.
  4. Masukkan kuning telur, aduk cepat hingga merata. Nyalakan api kembali, kecil saja. Masak hingga adonan kembali meletup-letup. Matikan kompor.
  5. Tambahkan vanili dan margarin, aduk terus hingga adonan licin dan berangsur dingin.
  6. Setelah dingin, masukkan vla dalam piping bag dan semprotkan pada horn.
  7. Vanilla horn, siap disajikan...^^

 ...hehehe aku blom tau SOP untuk naruh cetakannya gimana...
Asal aku geletakin gitu aja ^^ 
Owiyah cetakan horn ini aku beli di toko bahan kue klo ga salah sekitar Rp.1.250,00 ^^

...setelah di beri vla...


Kulitnya cukup renyah (pada awalnya he3x), tapi yang berangsur agak lembab setelah diisi vla...
Cukup puas dengan hasilnya siy... Tertarik untuk mencoba??? ^^